Sunday, August 31, 2008

"ternyata dunia masih berputar..."

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah ternyata dunia memang masih berputar..

segala puji bagimu Tuhan, kembali aku pada titik ini.. sebuah titik untuk kembali. kembali menghadapi diriku sendiri,bersama dengan orang lain.

kini aku akan mengatur kembali perjalananku.. bersama teman2ku.

melewatinya bersama seperti sedia kala=D

Dunia memang masih berputar, tiada waktu untuk menunggumu berdiri tertegun terdiam terpaku.

ini jamannya globalisasi bung! era modern di mana siapa pun bisa mengendalikan segala sesuatunya dengan kepala!

bila kepala,hilangkah hati?

kepercayaan kini perlahan memudar.. tapi itu pertanda bahwa ujian itu saat ini kembali datang untuk menyapamu lebih baik lagi=D menanti sebuah kepercayaan yang jauh lebih besar lagi.

yah.. aku pernah mengalaminya dahulu.. dahulu sekali. semuanya menghadapkanku kembali pada diriku sendiri.

Ya.. diriku dan segala kesempatan yang mungkin hanya kumiliki saat ini. satu pertanyaan:

"mampukah engkau mengatasi dirimu sendiri kawan?"

ingatlah baik2 untuk menikmati hidup ini. perjuanganmu kini memang belum bertepi, senantiasa mengondisikanmu untuk selalu melangkah lebih maju.

tapi apabila boleh kusarankan,manfaatkanlah waktumu lebih baik lagi.penuhi kembali rongga2 yang masih menganga.

ini demi kebaikanmu kawan=D

mari berputar bersama2 dengan putaran dunia yang luar biasa!

October 26, 2007

opini saya tentang demonstrasi...

Media Indonesia Selasa, 05 Agustus 2008 00:01 WIB
Memberikan Makna Demonstrasi

HARGA minyak dunia hingga saat ini masih bertengger di atas level US$100 walaupun pada beberapa pekan terakhir menunjukkan penurunan cukup tajam. Ancang-ancang dipertunjukkan negara para penghasil minyak karena pakar ekonomi memperkirakan harga minyak dunia akan menginjak pada level US$200 pada penghujung tahun ini. Sebut saja Hugo Chavez (Venezuela), presiden pengagum Fidel Castro tersebut melakukan upaya nasionalisasi minyak.
Yang terjadi di negeri kita malah sebaliknya. Dengan becermin pada 2005, pemerintah seolah kebakaran jenggot dengan menaikkan harga BBM konsumsi di tingkat masyarakat. Antisipasinya adalah melakukan program subsidi, itu pun berhasil dalam jangka waktu setahun.
Tangisan masyarakat yang kelaparan menyeruak di berbagai kota, inflasi beranjak naik sementara angka pengangguran mengikuti, pendidikan murah hanya jadi wacana ketika anak-anak putus sekolah mengamen di perempatan jalan. Ironis, sebagian wakil rakyat seolah menyembunyikan batang hidung mereka menandakan krisis kepercayaan terhadap mereka.
Sejalan dengan itu, gerakan mahasiswa menentang kebijakan memanas.
Klimaksnya terjadi pada demo mahasiswa pada 24 Juni 2008 di Gedung DPR, para demonstran melempari polisi dan merusak pintu gerbang DPR.
Mereka merusak sejumlah mobil. Bahkan, sebuah mobil berpelat merah dibakar di depan Kampus Atma Jaya. Insiden itu melukai 21 orang. Sebanyak 16 orang di antaranya polisi. Banyak pihak menyayangkan aksi anarkistis tersebut.
Menurut Angga, 19, mahasiswa Hubungan Internasional Unpad Bandung, menyesalkan kerusuhan demonstrasi di depan gedung DPR yang terjadi beberapa waktu lalu. Baginya, tindakan tersebut mengarah pada vandalisme, artinya perusakan sporadis yang diinginkan sekelompok orang yang mungkin bisa jadi mencari perhatian media.
"Sejatinya tuntutan mahasiswa adalah meminta respons dari pemerintah, tetapi saya tidak setuju dengan adanya perusakan dengan cara membakar mobil pelat merah," ujar Angga yang juga aktif di organisasi LMND Bandung.
Reza Fathurrahman, 23, mahasiswa Psikologi Unpad mengatakan dalam kaitannya dengan demo anarkistis, itu sebenarnya sudah di luar batas toleransi. Menurutnya, mahasiswa harus berhati-hati dengan aliansi-aliansi yang saat ini banyak didirikan tanpa ada arahan yang jelas, harus dapat memilah milah aliansi yang memang sejak awal berdiri dengan tujuan dan arahan yang jelas, jangan berpihak pada aliansi yang hanya berdiri karena momentum tertentu. "Seharusnya demo mahasiswa kembali lagi kepada tujuan yang sebenarnya, demo yang dilakukan harusnya proporsional, sesuai dengan kebutuhan," ujarnya.

Mengubah paradigma

Reza mengharapkan perlu adanya perubahan paradigma. Paradigma awal pesimistis mengenai Indonesia harus perlahan-lahan diubah menjadi sebuah optimisme. Optimistis bahwa Indonesia akan maju ke arah yang lebih baik adalah pemikiran utama yang harus diterapkan pada benak setiap warga.
Selain itu, pendidikan yang lebih baik lagi harus dapat diterapkan di masyarakat. Masyarakat harus mendapatkan pendidikan yang baik sehingga mereka dapat ikut serta dalam pembangunan bangsa.
Mahasiswa memiliki potensi ketulusan untuk membangun bangsa, potensi itulah yang harus dikembangkan. Masyarakat jangan terlalu reaktif sebelum paham terhadap apa yang ingin disampaikan dari sebuah demo mahasiswa. "Pemerintah dan masyarakat jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan dan menggeneralisasikan sesuatu sebagai sesuatu yang mutlak," ujar Reza.
Kedua, demo yang dilakukan harus proporsional. Sebelum melakukan aksi penyusunan konsep harus matang, bahkan the worst planning (rencana terburuk) harus disiapkan. Pelajari ilmu komunikasi massa dan propaganda dan bina jaringan dengan benar.
Sementara itu, bagi dosen sosiologi Stikom Bandung NR Ruyani Ssos Msi, perilaku demonstran yang menunjukkan sisi kekerasan adalah sebuah perilaku emosional. Artinya, individu maupun kelompok mencoba untuk menghindarkan dirinya untuk disalahkan. "Kebanyakan demonstrasi dilucuti sikap emosional individu demonstran, gejala itu yang sering muncul saat demonstrasi berujung rusuh."
Demonstrasi terimbas oleh disosiatif, artinya hubungan yang merugikan. Simak saja akibat ulah para demonstran yang berujung rusuh, secara materiil perusakan terhadap sarana dan prasarana negara hanya menimbulkan kesia-siaan.
Sejatinya, demonstrasi membutuhkan pengendali yang tepat. Petugas keamanan harus bekerja secara profesional, artinya mereka sebagai pengendali sosial. Para demonstran yang brutal diberikan efek jera pada perilaku yang tidak terpuji. Hal itu agar tidak menjadi buah simalakama. "Masyarakat menjadi bingung menilai aparat dan mahasiswa saat kerusuhan terjadi," ujar Ruyani. Huyogo, Astri/T-1
August 13, 2008 | Permalink | C

Friday, February 24, 2006

re: just wanna write..

bismillahirrahmanirrahim...

ga terasa ternyata uda lebih dari satu bulan saya ga buka blogspot ini..
hmm... =D
sebenarnya saya sangat bersyukur dengan adanya blog ini..
saya memiliki kesempatan yang lebih luas untuk menuliskan apa yang ingin saya tulis..
walaupun terkadang saya memang mengalami sedikit kesulitan dengan penggunaan blog ini yang terkadang agak sedikit ribet.. mudah2an pengelola blog ini ada yang baca.. jadi blog ini bisa lebih ditingkatkan lagi kualitasnya.. amin=D

akhir-akhir ini saya sedang berpikir mengenai apa yang sebenarnya saya lakukan di kampus ini..
entah kenapa.. saya mulai merasakan sedikit kebosanan..
apa yang bisa saya berikan setelah saya menempuh ilmu di kampus psikologi?
ini memang sebuah pertanyaan sederhana..
tapi nampaknya hanya sedikit orang yang mau menelisik lebih jauh mengenai hal ini.

beberapa waktu yang lalu, saya membaca sebuah artikel di internet..
cukup mengejutkan ketika saya menemukan bahwa ternyata lebih banyak psikolog yang melakukan bunuh diri dibandingkan dengan profesi lain..
hal ini tentunya sangat bertolak belakang dengan kenyataan bahwa seorang psikolog seharusnya adalah seorang yang lebih memahami mengenai seluk beluk manusia..
mengapa hal ini bisa terjadi??

entahlah... saya belum mampu untuk menjawab pertanyaan ini dengan tepat.
yang jelas ini semakin mempertegas saja rumor yang berkembang di sekitar mahasiswa psikologi bahwa "psychology is only for you, not for me.."

kaburo maktan memang.. amat sangat besar kebencian Allah terhadap orang-orang yang perkataannya tidak sesuai dengan perbuatan...
tapi tampaknya saat ini saya termasuk orang-orang yang berada di dalamnya.
entah kapan, diri saya yang hina ini bisa memberikan sedikit kontribusi bagi orang lain..

psychology is for us.. not just for you... but for me, for you.. and both of us=D

wallahua'lam

Saturday, January 14, 2006

re: finally...=D

bismillahirrahmanirrahim...

alhamdulillah uas akhirnya selesai juga..=D ditutup dengan ujian neurologi di rshs.. tadi malam gw ketiduran dan belum belajar sama sekali.. udah lama gw ga merasakan nyamannya tidur di atas tempat tidur.. akhirnya gw tertidur pulas deh.. dengan niat akan belajar pagi dini hari nanti.. hehe...

alhamdulillah gw bisa bangun jam 4 kurang.. sempat qiyamullail sebentar.. ga berapa lama azan subuh datang...
akhirnya gw salat subuh...
tapi... hehe... abis itu gw ketiduran sampe sekitar jam 1/2 6 pagi=b padahal uas neuro kan di bandung jam 9 pagi... jadi mau ga mau gw harus uda berangkat jam 1/2 7. sedangkan otak bener2 belum dapet apa2... truly blank=b akhirnya gw berangkat dengan harapan bisa datang lebih awal supaya bisa curi2 ilmu dari temen2 yang uda belajar.. dan satu lagi, gw berharap mudah2an soalnya sama kaya soal yang gw punya.. karena modal gw cuma satu berkas fotokopian yang sulit dimengerti, dan satu berkas soal uas neuro tahun 2004.. hehe...

kaki pun melangkah
sementara jarum jam uda menunjukkan pukul 7 kurang 10.. as usual... gw selalu telat dari rencana.. (kebiasaan buruk nih=b)
gw percepat langkah ke pangdam, tempat bis yang akan membawa gw ke bandung...
dan beruntungnya... ada beberapa temen psikologi di sana.. dan kebetulan ada doni dan rian yang lagi asik baca-baca ngasal=b (maksudnya baca diktat, tapi ga terlalu serius.. sambil ngobrol2)
doni ternyata punya bahan diktat neuro yang lain... yang ternyata disimpan dan bisa difotokopi sama anak2 03... tapi bodohnya, gw ga tau sama sekali tentang itu... tambah putus asa aja gw sama ujian neuro hari ini...

tapi, emang karunia Allah luar biasa=D doni dengan baik hati meminjamkan diktatnya untuk gw baca... akhirnya lumayan banyak juga yang masuk ke otak.. sambil sesekali berusaha ngejawab soal yang gw punya, soal yang jadi satu2nya harapan gw=b

akhirnya ujian dimulai.. dan ternyata... alhamdulillah sebagian besar soal yang keluar hampir sama dengan soal yang gw punya... senangnya=D haha...
makanya sekarang gw cuma bisa berharap Allah bisa kasi yang terbaik buat gw..

makasi ya Allah .... (n_n)

Monday, January 09, 2006

milis...

bismillahirrahmanirrahim...

akhir2 ini gw males buka milis... entah kenapa.. apa karena gw yang terlalu idealis atau apa ga ngerti... yang jelas isinya cuma forward2 yang ga bermakna... beberapa emang punya manfaat sih, tapi yang beberapa yang lain bener2 ga ada manfaatnya..

mungkin emang bener setidaknya milis itu ada yang ngisi.. daripada ga ada.. yah.. memang gw harus bersyukur juga ya.. masih ada temen2 yang masih sempat untuk ke warnet untuk memforward sesuatu.. tapi... klo isinya forward semua?hmm...

kangen gw uda lama ga ngeliat tulisan dari temen2 yang lain...
kemana perginya teman2ku tersayang yang suka menulis ya?
bener2 rindu nih sama tulisan mereka=b

hmmm.. semoga saja (n_n)

Quote of The Day :

"Mantapkanlah diri untuk mengakui kealfaan diri saat kritikan tajam datang menyapa.. terasa berat,namun sesungguhnya meringankan!"

Label Cloud


 

Design by Blogger Buster | Distributed by Blogging Tips