Wednesday, January 18, 2012

Waktu dan Kebahagiaan

Sahabat, perkenan saya untuk berbagi kegundahan tentang waktu dan kebahagiaan:D

Menurut sahabat, siapakah orang yang cenderung lebih berbahagia dengan waktunya: 'seorang yang memiliki begitu banyak waktu (luang)' atau justru sebaliknya 'seorang yang memiliki beragam aktivitas dan hanya memiliki sedikit waktu luang'?

Beberapa waktu lalu seorang kawan di kampus yang saya mintai tolong untuk mengirimkan sebuah file via email menyampaikan pada saya bahwa ia sangat sibuk. ia mengatakan, "saya akan mengirimkannya saat saya menemukannya, kawan!". "menemukan apa?", tanya saya kebingungan (karena filenya jelas-jelas sudah ada, hanya perlu diattach dlm sebuah email dan klik send! selesai.). ia pun menjawab, "menemukan waktu luang!". saya hanya tersenyum mendengarnya:D ia tampak begitu terbebani dengan beragam tugas kuliah yang menanti untuk diselesaikan, sampai-sampai seakan ia betul-betul kehilangan waktu luang.

Saya pun mencoba berkaca. kami berada dalam semester yang sama, dengan beban mata kuliah yang kurang lebih sama. semester ini, bahkan bisa dikatakan 'lebih ringan'; jumlah kredit yang kami ambil pada semester ini jauh lebih sedikit dibandingkan dua semester yang telah lalu. namun, mengapa ia merasa begitu terbebani?

Belakangan saya ketahui, bahwa ia tidak sendirian. sejumlah kawan yang saya tanyai merasakan hal yang sama: 'mereka merasa begitu terbebani dengan berbagai tugas yang mendera'. bila sudah begini, biasanya orang menjadi terlampau sensitif, mudah marah, dsb.alasannya ternyata sederhana: "karena semester ini memberikan lebih banyak waktu bagi 'self-time management' (baca: utk dikelola sendiri) dengan tugas-tugas mandiri dibandingkan dengan semester-semester sebelumnya dimana kami memiliki sejumlah kelas yang sudah ditentukan jadwalnya dan harus dihadiri secara periodik setiap minggunya".

Bagaimana dengan saya?saya pun sebenarnya sama saja, hanya secara teknis sedikit berbeda: saya merasa memiliki begitu banyak waktu luang,yang sayangnya belum terkelola dengan baik:b

Oleh karena itu berminggu-minggu lamanya saya berpikir keras bagaimana caranya untuk mengoptimalkan waktu yang tersedia scr lebih efektif. maka saya memutuskan untuk lebih banyak terlibat dalam berbagai kegiatan, hadir dalam beragam seminar di luar kampus, meminjam sejumlah buku di perpustakaan kampus, dsb.

namun, belakangan saya menyadari bahwa itu tidak cukup. saya masih lebih sering menghabiskan banyak waktu luang saya untuk berpikir 'mengapa saya tidak produktif' daripada 'melakukan sesuatu' agar betul-betul produktif. sejumlah buku yang saya pinjam tertumpuk rapi di sudut kamar (mungkin sekedar utk menghadirkan rasa 'aman':D haha..), sejumlah tugas kampus (dgn deadline yg masih cukup lama) menanti untuk dikerjakan, dan saya tidak bisa merespon dengan cepat sejumlah kesempatan menarik (untuk menumbuh kembangkan diri) yang datang karena 'my time-management is simply chaotic!!'' :b

Kini saya perlahan mulai mencoba untuk mengubah persepsi saya,berupaya untuk benar-benar melakukan sesuatu. setiap tugas kuliah yang saya peroleh kini saya labeli: 'happy tasks':D mencoba mengundang lebih banyak 'kebahagiaan' dalam keseharian saya yang luang.

belakangan bahkan di akhir pekan saya cukup sering melakukan perjalanan seorang diri dari satu tempat ke tempat lain guna bertemu dan berguru dengan kawan-kawan yang menurut saya luar biasa. perjalanannya sendiri seringkali lebih lama daripada waktu yang tersedia untuk duduk berbincang, mendengar, bertukar wawasan dan gagasan. namun, saya menemukan lebih banyak inspirasi ketika saya 'bergerak' daripada ketika saya 'diam'. Di atas kereta yang melaju, saya justru menemukan waktu untuk menghabiskan buku yang biasanya tidak pernah saya sentuh, mengerjakan tugas yang lama saya tunda utk dikerjakan. aneh ya?:D haha..

Nah,perihal "siapa yang lebih berbahagia: mereka yang begitu luang atau mereka yang begitu sibuk?"

Biarlah sahabat masing-masing yang menjawabnya:D namun, satu hal yang saya sadari bahwa mereka yang merasa berbahagia dengan apa yang mereka lakukan, secara alamiah tentu akan bersemangat utk melakukan lebih banyak hal dengan waktu yang ia miliki. apresiasinya terhadap waktu luang yang berkualitas menjadi bagian yang tak terpisahkan dari berbagai aktivitas dan kesibukannya. ah, andai saja saya bisa mjd sosok seperti itu suatu saat nanti:D

Adakah di antara sahabat sekalian yang (pernah) merasakan kegundahan yang sama akan waktunya?seperti apa strategi yang telah diterapkan untuk mengatur waktu secara lebih baik? mungkin ruang ini bisa menjadi sarana untuk berbagi. dan tentu saja saya akan sangat senang sekali untuk mendengarnya:D

Salam semangat,

Reza

picture has been taken from http://blog.iqmatrix.com/mind-map/time-management-mind-map

0 opini dari pembaca:

How many days I have lived?

Quote of The Day :

"Mantapkanlah diri untuk mengakui kealfaan diri saat kritikan tajam datang menyapa.. terasa berat,namun sesungguhnya meringankan!"

Label Cloud


 

Design by Blogger Buster | Distributed by Blogging Tips